Waktunya Ubah Sepakbola Italia Menjadi Modren

Berita Bola Senang

Berita Bola Senang – Di lansir dari Beritamedia88. Luciano Spalleti telah menyarankan agar tim-tim Italia mulai mengubah permainan mereka dan mencoba untuk mengambil inisiatif serangan.

Napoli berhasil menang dengan skor 2-0 atas Eintracht Frankfurt dalam 16 besar Liga Champions pada Rabu (22/2/2023). ATas kemenangan itu, Luciano Spalletti ingin memperlihatkan revolusi baru di sepak bola Italia. Berita Bola Media88.

Sebelumnya, tim-tim Italia identik dengan permainan bertahan yang berjalan hingga saat ini. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Napoli yang memainkan sepak bola menyerang tanpa memberikan ruang untuk serangan balik bagi lawan.

“Mungkin Eintracht Frankfurt bermain dengan cara yang lebih ‘Italia’ dengan duduk dan bertahan. Sudah saatnya kita menyingkirkan klise tentang sepak bola defensif Italia ini,”Ucap Spalletti.

BACA JUGA : Josko Gvardiol Ingin Bermain bersama Nkunku

Sepak Bola Italia Buruk

Di lansir dari Berita Bola Senang. Luciano Spalletti sangat berani menilai bahwa sepak bola negaranya saat ini sangat buruk. Bukan tanpa alasan, Spalletti merasa banyak tim yang terpaku pada identitas Italia dengan permainan bertahan mereka.

Namun semua itu tidak berlaku bagi tim asuhan Spalletti musim ini. Pelatih asal Italia tersebut membuktikan bahwa timnya memainkan sepak bola terbaik di Italia dengan permainan menyerang.

“Saya senang, bahkan jika saya tidak tersenyum. Tim memainkan permainan yang hebat, mereka memberitahu kami bahwa mungkin kami memainkan beberapa sepakbola terbaik di Italia karena di Italia sepal bolanya buruk,” Ujar Spalleti.

Pertahanan Terbaik Adalah Menyerang.

Napoli asuhan Luciano Spalletti menjadi bukti nyata bahwa tim Italia bisa memainkan sepak bola menyerang. Tidak hanya menyerang. Spalletti bahkan memberikan perintah pada permainannya untuk selalu mengandalkan permainan.

Napoli bisa menjadi bukti bahwa sepak bola dengan pertahanan terbaik adalah ketika sebuah tim tampil terus menerus menyerang. Spalletti sendiri bahkan memberikan perintah bagi pemainnya untuk tidak kehilangan kendali sepanjang jalannya laga. Situs deposit BRI 24 jam

“Hal yang berbahaya di sini (strateginya) adalah membiarkan mereka mengendalikan permainan, karena mereka menutupi ruang yang secara taktik cenderung kosong dengan 4-3-3.”

“Tim saya melakukannya dengan sangat baik untuk menekan tinggi, menolak untuk membiarkan mereka memulai serangan balik itu, dan agresi langsung itu sangat penting untuk mencegah mereka kembali ke bentuk semula,” tambah Spalletti.

Berita Bola Senang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *